DAFTAR ARTIKEL:AREA 51, Jejak Kehidupan Luar Bumi, 10 Bencana Teraneh di Dunia, Manusia di Zaman Dinosaurus?, Perang Nuklir Zaman Prasejarah?, Bajak Laut, Apakah Kita Mendarat di Bulan?, Pembunuh Berantai Terbesar, The Bible Code, Baterai Zaman Purba, Black Death, Highlander dari India, Gravitasi tak Lazim, Fakta Mukjizat Nabi Musa, Peta Kuno Sangat Akurat, Mayan Crystal Skulls, Monumen Bawah Laut, Face on Mars, Lemuria : Benua Yang Hilang, Piramida Kematian Teotihuacan, Cattle Mutilations, Pilar Besi Abadi, UFO Kecil Misterius, 1000 Tahun Mickey Mouse, Hantu Laut Jepang, Misteri Segitiga Bermuda, Cahaya Misterius,Texas, Alien Abduction, Alien Implant, Troy Civilization, The Viking's, Adam's Bridge, New King of Dinosaur's, fosil Komputer Zaman Purba, Tengkorak manusia aneh, Atlantis : lost continent, Pesawat Terbang Kuno, Planet Mirip Bumi Ditemukan, Misteri Kain Isa Al-Masih, Sealand : Negara Terkecil di Dunia?, Fosil Mata Buatan, Hiu Raksasa Prasejarah, Fosil Dadu, Bangkai Makhluk Laut Misterius, Bigfoot, Tengkorak aneh, Fosil Godzilla, Buaya Raksasa Prasejarah, Lukisan Raksasa Muka Bumi, Mahluk Kerdil Aneh, Deja Vu, Pterodactyls, Easter Island, Sampul Buku Kulit Manusia, Bumi Kita Kecil Sekali, Mummi Anjing 4000 thn, Mothman, End of Times?, The Ogopogo, "The Greys Alien", Mayan The Lost Empire, "Nordic Alien", Golden Mantled Kangguru, U.F.O, Bangkai Small Alien, Chupacabra : Mutant Misterius, Misteri Segitiga Bermuda, "Nessie", Monster Danau Loch Ness, UFO di Ladang Gandum, Mesin Waktu, Mungkinkah?, Black Hole, Parallel Universe, The Search for Noah Flood, Kutukan Sang Firaun, Logika Pembangunan Piramida, Wisata Antar Bintang, Machu Picchu, Stonehenge, Bosnia Pyramids, Chichen Itza, Tiahuanaco, Tiahuanaco, Teotihuacan,
skip to main |
skip to sidebar

Fenomena "Relámpago del Catatumbo" atau "Petir Catatumbo" adalah suatu fenomena alam yang aneh. Lokasinya di mulut sungai Catatumbo di Danau Maracaibo (Venezuela), feneomena ini berwujud halilintar atau petir di langit yang tingginya lebih dari 5 kilometer dan terjadi selama 140 hingga 160 di malam-malam dalam setahun, 10 jam dalam satu malam, dan sebanyak 280 kali perjam-nya. Badai yang hampir permanen ini terjadi di atas dataran tanah rawa dimana aliran sungai Catatumbo mengisi danau Maracaibo. Fenomena ini diperkirakan merupakan pembentuk tunggal terbesar lapisan ozone di bumi, melihat intensitas dan frekuensinya yang tinggi.
Hujan Ikan di Honduras

Hujan ikan di Honduran Folklore adalah hal biasa. Terjadi di Departamento de Yoro antara bulan-bulan Mei dan Juli. Para saksi menyatakan fenomena ini dimulai dengan munculnya awan hitam di langit yang diikuti oleh petir, angin kuat, dan hujan lebat selama 2 hingga 3 jam. Saat hujan berhenti itulah, ratusan ikan yang masih hidup dapat ditemukan di atas tanah. Orang-orang akan mulai memungutinya dan memasaknya di rumah. Sejak 1998 festival yang diberi nama "Festival de la Lluvia de Peces" atau "Rain of Fish Festival" dirayakan tiap tahunnyadi kota Yoro, Departamento de Yoro, Honduras.
Fenomena 'sungai' di dalam laut Mexico dikhawatirkan bisa membahayakan biota laut. Meski masih dalam penelitian, gas hidrogen sulfida (H2S) di 'sungai jadi-jadian' itu tidak membahayakan manusia.
"H2S itu bersifat asam, apabila bercampur dengan air laut atau garam yang terkandung dalam air laut, maka gas itu bisa berbahaya bagi biota laut, namun tidak berbahya bagi manusia," kata Menristek Suharna Surapranata kepada VIVAnews.
Hal itu disampaikan Suharna Surapranata dalam pembukaan di The 4th GEOSS Asia – Pacific Symposium, Denpasar, Bali, Rabu 10 Maret 2010,
Kendati demikian, Suharna mengakui fenomena alam itu merupakan bagian dari vulkanologi atau studi tentang gunung berapi, lava, magma dan fenomena geologi yang berhubungan.
"Di Indonesia memang belum pernah terjadi, namun sangat mungkin fenomena itu terjadi karena hal itu merupakan fenomena alam, dan sejauh ini penelitian tentang sungai bawah laut belum selesai, dan masih melakukan pemetaan tematik," jelasnya.
Seperti diketahui, 'sungai' bawah laut yang terjadi di perairan perairan Cenote Angelita, Mexico, pada kedalaman 60 meter itu bukanlah sungai sebenarnya.
Warna kecoklatan seperti air sungai itu merupakan lapisan gas hidrogen sulfida. Namun warna kecoklatan itu bukan berasal dari air tawar.
Disebutkan, bagian kecoklatan yang mirip air sungai itu adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfide atau H2S. Gas yang biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran.
Suasana dalam laut itu mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan. Ada pohon lengkap dengan dedaunan jatuh berguguran.
Begitu banyak kejadian atau fenomena alam yang tak pernah dan tak mungkin bisa di analisis dengan ilmu pengetahuan apapun. Keajaiban dan keagungan Tuhan lah jawaban dari semua itu. Salah satu bukti yang tak bisa di nalar oleh pikiran manusia dan alat canggih sekalipun terkait penemuan terakhir “Sungai Bawah Laut Di Meksiko”.
Tentu saja ini bukanlah sungai biasa, sebab sungai ini merupakan lapisan Hidrogen sulfida sehingga tampak seperti Sungai. Entah apa sebenarnyayang terjadi, mungkinkah ini salah satu “Keajaiban Dunia” atau petunjuk Tuhan atas kebesarannya.
Nhety.Smart
Rabu, 07 April 2010
Badai Abadi Venezuela

Fenomena "Relámpago del Catatumbo" atau "Petir Catatumbo" adalah suatu fenomena alam yang aneh. Lokasinya di mulut sungai Catatumbo di Danau Maracaibo (Venezuela), feneomena ini berwujud halilintar atau petir di langit yang tingginya lebih dari 5 kilometer dan terjadi selama 140 hingga 160 di malam-malam dalam setahun, 10 jam dalam satu malam, dan sebanyak 280 kali perjam-nya. Badai yang hampir permanen ini terjadi di atas dataran tanah rawa dimana aliran sungai Catatumbo mengisi danau Maracaibo. Fenomena ini diperkirakan merupakan pembentuk tunggal terbesar lapisan ozone di bumi, melihat intensitas dan frekuensinya yang tinggi.
Hujan Ikan di Honduras

Hujan ikan di Honduran Folklore adalah hal biasa. Terjadi di Departamento de Yoro antara bulan-bulan Mei dan Juli. Para saksi menyatakan fenomena ini dimulai dengan munculnya awan hitam di langit yang diikuti oleh petir, angin kuat, dan hujan lebat selama 2 hingga 3 jam. Saat hujan berhenti itulah, ratusan ikan yang masih hidup dapat ditemukan di atas tanah. Orang-orang akan mulai memungutinya dan memasaknya di rumah. Sejak 1998 festival yang diberi nama "Festival de la Lluvia de Peces" atau "Rain of Fish Festival" dirayakan tiap tahunnyadi kota Yoro, Departamento de Yoro, Honduras.
Fenomena "SUNGAI BAWAH LAUT"
Sungai Bawah laut. Berawal dari rasa penasaran setelah banyak yang membicarakannya di wall-wall facebook teman serta "saat tulisan ini saya buat" teman-teman dikantorpun sedang berdebat (kaya anggota dewan aja
). Akhirnya saya menulis sedikit pengetahuan mengenai Fenomena SUNGAI BAWAH LAUT.
Fenomena 'sungai' di dalam laut Mexico dikhawatirkan bisa membahayakan biota laut. Meski masih dalam penelitian, gas hidrogen sulfida (H2S) di 'sungai jadi-jadian' itu tidak membahayakan manusia.
"H2S itu bersifat asam, apabila bercampur dengan air laut atau garam yang terkandung dalam air laut, maka gas itu bisa berbahaya bagi biota laut, namun tidak berbahya bagi manusia," kata Menristek Suharna Surapranata kepada VIVAnews.
Hal itu disampaikan Suharna Surapranata dalam pembukaan di The 4th GEOSS Asia – Pacific Symposium, Denpasar, Bali, Rabu 10 Maret 2010,
Kendati demikian, Suharna mengakui fenomena alam itu merupakan bagian dari vulkanologi atau studi tentang gunung berapi, lava, magma dan fenomena geologi yang berhubungan.
"Di Indonesia memang belum pernah terjadi, namun sangat mungkin fenomena itu terjadi karena hal itu merupakan fenomena alam, dan sejauh ini penelitian tentang sungai bawah laut belum selesai, dan masih melakukan pemetaan tematik," jelasnya.
Seperti diketahui, 'sungai' bawah laut yang terjadi di perairan perairan Cenote Angelita, Mexico, pada kedalaman 60 meter itu bukanlah sungai sebenarnya.
Warna kecoklatan seperti air sungai itu merupakan lapisan gas hidrogen sulfida. Namun warna kecoklatan itu bukan berasal dari air tawar.
Disebutkan, bagian kecoklatan yang mirip air sungai itu adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfide atau H2S. Gas yang biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran.
Suasana dalam laut itu mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan. Ada pohon lengkap dengan dedaunan jatuh berguguran.
Begitu banyak kejadian atau fenomena alam yang tak pernah dan tak mungkin bisa di analisis dengan ilmu pengetahuan apapun. Keajaiban dan keagungan Tuhan lah jawaban dari semua itu. Salah satu bukti yang tak bisa di nalar oleh pikiran manusia dan alat canggih sekalipun terkait penemuan terakhir “Sungai Bawah Laut Di Meksiko”.
Tentu saja ini bukanlah sungai biasa, sebab sungai ini merupakan lapisan Hidrogen sulfida sehingga tampak seperti Sungai. Entah apa sebenarnyayang terjadi, mungkinkah ini salah satu “Keajaiban Dunia” atau petunjuk Tuhan atas kebesarannya.
Fenomena Alam yang sangat Langka !
Berikut adalah beberapa fenomena alama yang luar biasa yang terjadi
diberbagai daerah dibelahan bumi, dimana fenomena tersebut tidak
terjadi merata diberbagai daerah dibelahan Dunia.
1. Petir Abadi di Venezuela
Petir Catatumbo yang misterius adalah sebuah fenomena alam yang unik
di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo.
Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah "garis" kilat
sepanjang 5 kilometer, setiap 140 - 160 malam dalam setahun, selama 10
jam tiap malam, dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Ini hampir
bisa disebut 'badai
permanen'. Petir ini mempunyai intensitas 400.000 ampere dan terlihat
hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena
tumbukan angin yang berasal dari Pegunungan Andes. Petir ini juga
dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.
2. Hujan Ikan di Honduras
The Rain of Fishes (Hujan ikan) ada diceritakan dalam Cerita Rakyat
Honduras. Namun, juga terjadi secara nyata di Departamento de Yoro,
antara bulan Mei dan Juli. Saksi mengatakan bahwa fenomena ini dimulai
dengan awan gelap di langit, diikuti dengan kilat, guntur, angin
kencang dan hujan lebat selama 2 - 3 jam. Setelah hujan berhenti,
ratusan ikan ditemukan hidup di tanah. Orang mengambil ikan - ikan ini
dan memasaknya. Sejak 1998, Festival Hujan Ikan dirayakan setiap tahun
di kota Yoro.
3. Kambing yang
Memanjat di Maroko
Kambing yang memanjat pohon, hanya dapat ditemukan di Maroko. Kambing
ini memanjat pohon karena ingin memakan buah dari Pohon Argan, yang
mirip dengan Buah Zaitun. (sori ga ada keterangan lebih lanjut)
4. Hujan Merah di Kerala
Dari 25 Juli sampai 23 September 2001, hujan merah turun di selatan
India, Propinsi Kerala. Tidak hanya merah, hujan warna kuning, hijau
dan hitam juga dilaporkan terjadi. Pemerintah India menemukan bahwa
hujan ini telah "diwarnai" oleh spora dari alga, yang tersebar di
udara. Kemudian, awal tahun 2006, Kerala pun menjadi perhatian dunia.
5. Ombak Terpanjang di Brazil
Dua kali dalam setahun, antara Februari dan Maret, air Samudera
Atlantik bertumpuk di Sungai Amazon, menciptakan gelombang ombak
terpanjang di dunia. Fenomena ini disebabkan oleh arus Samudera
Atantik yang memenuhi muara sungai, sehingga menghasilkan ombak
setinggi 12 kaki yang dapat berlangsung hingga lebih dari setengah
jam.
6. Matahari Hitam di Denmark
Selama musim semi di Denmark, sekitar satu setengah jam sebelum senja,
lebih dari 1 juta Sturnus Vulgaris (sejenis burung) berkumpul dari
seluruh pelosok untuk bergabung dan membentuk suatu kumpulan yang luar
biasa besar di udara. Hinnga membuat langit menjadi terasa gelap.
Fenomena ini disebut Black Sun, dan dapat disaksikan di awal
musim semi di barat Denmark.
7. Pelangi Api di Idaho
Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire
Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi
(lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus
dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan
kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi
yang berbentuk seperti api.
diberbagai daerah dibelahan bumi, dimana fenomena tersebut tidak
terjadi merata diberbagai daerah dibelahan Dunia.
1. Petir Abadi di Venezuela
Petir Catatumbo yang misterius adalah sebuah fenomena alam yang unik
di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo.
Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah "garis" kilat
sepanjang 5 kilometer, setiap 140 - 160 malam dalam setahun, selama 10
jam tiap malam, dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Ini hampir
bisa disebut 'badai
permanen'. Petir ini mempunyai intensitas 400.000 ampere dan terlihat
hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena
tumbukan angin yang berasal dari Pegunungan Andes. Petir ini juga
dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.
2. Hujan Ikan di Honduras
The Rain of Fishes (Hujan ikan) ada diceritakan dalam Cerita Rakyat
Honduras. Namun, juga terjadi secara nyata di Departamento de Yoro,
antara bulan Mei dan Juli. Saksi mengatakan bahwa fenomena ini dimulai
dengan awan gelap di langit, diikuti dengan kilat, guntur, angin
kencang dan hujan lebat selama 2 - 3 jam. Setelah hujan berhenti,
ratusan ikan ditemukan hidup di tanah. Orang mengambil ikan - ikan ini
dan memasaknya. Sejak 1998, Festival Hujan Ikan dirayakan setiap tahun
di kota Yoro.
3. Kambing yang
Memanjat di Maroko
Kambing yang memanjat pohon, hanya dapat ditemukan di Maroko. Kambing
ini memanjat pohon karena ingin memakan buah dari Pohon Argan, yang
mirip dengan Buah Zaitun. (sori ga ada keterangan lebih lanjut)
4. Hujan Merah di Kerala
Dari 25 Juli sampai 23 September 2001, hujan merah turun di selatan
India, Propinsi Kerala. Tidak hanya merah, hujan warna kuning, hijau
dan hitam juga dilaporkan terjadi. Pemerintah India menemukan bahwa
hujan ini telah "diwarnai" oleh spora dari alga, yang tersebar di
udara. Kemudian, awal tahun 2006, Kerala pun menjadi perhatian dunia.
5. Ombak Terpanjang di Brazil
Dua kali dalam setahun, antara Februari dan Maret, air Samudera
Atlantik bertumpuk di Sungai Amazon, menciptakan gelombang ombak
terpanjang di dunia. Fenomena ini disebabkan oleh arus Samudera
Atantik yang memenuhi muara sungai, sehingga menghasilkan ombak
setinggi 12 kaki yang dapat berlangsung hingga lebih dari setengah
jam.
6. Matahari Hitam di Denmark
Selama musim semi di Denmark, sekitar satu setengah jam sebelum senja,
lebih dari 1 juta Sturnus Vulgaris (sejenis burung) berkumpul dari
seluruh pelosok untuk bergabung dan membentuk suatu kumpulan yang luar
biasa besar di udara. Hinnga membuat langit menjadi terasa gelap.
Fenomena ini disebut Black Sun, dan dapat disaksikan di awal
musim semi di barat Denmark.
7. Pelangi Api di Idaho
Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire
Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi
(lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus
dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan
kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi
yang berbentuk seperti api.
Langganan:
Postingan (Atom)

